27.2 C
Jakarta
Thursday, September 29, 2022
spot_img

400 Wirausaha Muda di 4 Kabupaten/Kota Ikuti Pelatihan DEA  – Radio Solopos FM | News


SoloposFM – Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dr. Abdul Kharis Almasyhari membuka pelatihan Digital Entrepreneuership Academy (DEA) Bagi Pelaku Usaha Kota Surakarta, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Sukoharjo dan Kabupaten Klaten yang diselenggarakan oleh Balai Pelatihan Dan Pengembangan Teknologi Informasi Dan Komunikasi (BPPTIK) Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian (BBPSDMP) Kementerian Kominfo.

Kegiatan ini dilaksanakan di tiga tempat yang berbeda yaitu di Solo Paragon Hotel, The Sunan Hotel Solo, dan Tjokro Hotel Klaten secara serentak pada 30-31 Agustus 2022. Kegiatan ini merupakan bentuk kerjasama antara anggota DPR RI dengan Kementerian Kominfo yang menjadi stakeholder Komisi I. Kegiatan ini diikuti 400 peserta dengan perincian masing-masing kabupaten/kota sebanyak 100 orang wirausahawan muda UMKM.

Kepala BBPSDMP Kominfo yang diwakili oleh Ketua Sekolah Tinggi Multimedia Yogyakarta, Ir. Noor Iza, M.Sc. menyampaikan bahwa pelatihan DEA merupakan program Kementerian Komunikasi dan Informatika yang bertujuan menyiapkan Sumber Daya Manusia unggul untuk mempercepat transformasi digital bidang kewirausahaan dalam rangka meningkatkan ekonomi digital.

Baca juga : Perbaikan Jalan dan Jembatan Mulai Dikerjakan, Ini Titik-Titik Kemacetan di Solo

Beralih ke Digital

Selain itu, pelatihan ini dilaksanakan untuk membantu wirausahawan konvensional bisa beralih ke digital sesuai perkembangan teknologi, dengan pola pendampingan dan fasilitasi. Melalui pelatihan ini juga, diharapkan para peserta pelatihan bisa menjadi pelopor untuk membangun kebiasaan berinternet sehat, menggunakan media internet sebagai media untuk belajar, berbisnis dan beribadah.

Sementara itu, Abdul Kharis dalam sambutannya menyampaikan bahwa membangun SDM perlu fokus,  membutuhkan konsentrasi dan usaha maksimal.

“Membangun SDM itu tidak sama dengan membangun BTS yang segera terwujud setelah dipasang, tetapi membangun SDM adalah mempersiapkan alih generasi masa depan. Di pundak mereka-mereka inilah nasib masa depan bangsa dan masyarakat Indonesia. Maka harus direncanakan dan dikerjakan dengan sungguh-sungguh,” ungkapnya.

Lebih lanjut Kharis memaparkan bahwa DEA merupakan satu stimulus, satu pancingan, satu starter saja untuk memasuki dasar-dasar di era di digital.

“Untuk itu setelah ini seluruh peserta jika ingin sukses harus mencari tambahan ilmu dan kemudian matang ditempa dengan pengalaman,” lanjutnya.

Kharis juga berpesan kepada para peserta untuk bersungguh-sungguh mengikuti pelatihan ini.

“Saya sampaikan selamat kepada seluruh peserta, karena tidak semua bisa berkesempatan mengikuti pelatihan seperti ini. Untuk itu ikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh. Serap segala pengetahuan yang diberikan, kemudian implementasikan sebagai strategi berwirausaha selanjutnya. Ciptakan kreatifitas dan inovasi-inovasi baru sehingga mampu bersaing dan diperhitungkan di dunia usaha,” pungkasnya.

Baca juga : Puncak Hari Pramuka, Ganjar : Pramuka Jateng Perbanyak Praktik Baik!



Source link

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest Articles