Imigrasi Denpasar serahkan WNA China ke Kejari mengenai kasus pemalsuan 

Imigrasi Denpasar serahkan WNA China ke Kejari mengenai kasus pemalsuan 

Denpasar – Kantor Imigrasi Denpasar, Bali, menyerahkan pribadi warga negara asing (WNA) jika China kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar untuk dituntut dalam area pengadilan terkait kasus pemalsuan telepon seluler.

“Kami memutuskan untuk melanjutkan permasalahan yang mana ke ranah pidana umum,” kata Kepala Kantor Imigrasi Denpasar Tedy Riyandi dalam Denpasar, Jumat.

Penyerahan WNA China bernama Chen Yutong (CY) itu dikerjakan setelah Kejaksaan Negeri Denpasar menyatakan berkas perkara atas hasil penyidikan CY sudah dinyatakan lengkap atau P21 pada 25 Oktober 2023.

Setelah penyerahan itu, CY kemudian ditahan di tempat area Kejaksaan Negeri Denpasar.

Ia menjelaskan CY dijerat pasal 122 huruf a Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Pasal itu menyebutkan setiap orang asing yang mana mana dengan sengaja menyalahgunakan atau melakukan kegiatan yang tersebut dimaksud tak ada sesuai dengan maksud kemudian tujuan pemberian izin tinggal yang digunakan digunakan diberikan, pidana dengan penjara paling lama lima tahun lalu pidana denda maksimal Rp500 juta.

Sebelumnya, pria berusia 50 tahun itu ditangkap pada area Jakarta pada 25 Agustus 2023 atas laporan pribadi pekerja toko ponsel di area tempat Denpasar.

CY selama Provinsi Zhejiang itu memasarkan 10 ponsel pintar salah satu merek ternama namun mesin di area tempat dalam ponsel itu menggunakan merek lain lalu dijual miring yakni dengan tarif Rp5 juta.

Dalam menjalankan aksinya, ia menyasar satu per satu toko pulsa lalu ponsel pada Denpasar lalu menipu satu orang pekerja konter ponsel.

Berdasarkan data Imigrasi, Chen masuk Indonesia melalui Bandara Soekarno Hatta Jakarta pada 8 April 2023.

Ia masuk ke Indonesia menggunakan visa kunjungan B211A namun ternyata pelaku berjualan ponsel palsu.

Sedangkan izin tinggal pelaku sudah habis pada 5 Agustus 2023 juga belum pernah melakukan perpanjangan izin tinggal selama di tempat dalam Indonesia.

Selama menunggu penyerahan ke Kejaksaan Negeri Denpasar, CY ditahan sementara pada ruang detensi Imigrasi Denpasar.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *